Politik

PAN Akui Dekat bersama Prabowo Subianto dan Gerindra, Tapi Tak Mau Kalah Untuk Ketiga Kalinya di Pilpres

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) berjabat tangan bersama Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (kedua kanan) usai laksanakan pertemuan di kediaman Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu 8 April 2023. Pertemuan tersebut tak sekedar sebagai ajang silaturahmi terhitung untuk mengkaji Koalisi Kebangsaan (Koalisi Besar).

Koalisi Tahun 2014

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi tunjukkan parlay partainya memang punyai kedekatan bersama Partai Gerindra dan Ketua Umumnya, Prabowo Subianto. Sebab, kata dia, PAN pernah berkoalisi bersama Gerindra terhadap Pemilihan Presiden 2014 dan 2019 bersama menjagokan Prabowo sebagai calon presiden (Capres) melawan Joko Widodo dengan sebutan lain Jokowi.

Kendati demikian, Viva menyebut koalisi itu tidak berhasil. Oleh karena itu, Viva tunjukkan partainya punyai sejumlah pertimbangan sebelum akan memastikan dapat menunjang siapa terhadap Pilpres 2024. Bagi PAN, Pak Prabowo dan Gerindra dekat bersama PAN. Pernah berkoalisi dua kali di Pilpres 2014 dan 2019. Namun dua kali tidak berhasil,” kata Viva dalam keterangannya, Selasa, 4 Juli 2023.

PAN Berbeda Mitra Dalam Capres 2024

PAN saat ini memang telah bermitra bersama Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Koalisi Indonesia Bersatu. PPP telah mendelarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres mereka dan merapat ke kolaisi bentukan PDIP. Sementara Golkar menyodorkan nama Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai capres atau cawapres.

PAN belum pilih apakah mereka dapat menunjang Prabowo atau Ganjar. Mereka sebelumnya telah tunjukkan dapat mengusung Menteri BUMN Erick Thohir sebagai cawapres. Tak ingin alami kekalahan ketiga Berkaca dari pengalaman sebelumnya, Viva tunjukkan Partai Amanat Nasonal tidak ingin mengalami kekalahan hattrick dengan sebutan lain ketiga kalinya. Ia meyakinkan calon yang dapat dapat dukungan partainya diprediksi bisa memenangkan Pilpres 2024.

Meskipun prediksi dari instansi survei hasilnya bervariasi, namun PAN terhitung memotret realitas sosial tentang preferensi pemilih di Pilpres sehingga bisa menganalisis lebih akurat lagi,” kata dia. Tak cuma itu, Viva terhitung menyebut mereka dapat berkoalisi bersama partai pemerintah dalam rangka melanjutkan program pembangunan nasional. Golkar, kata dia, tak luput dari rekan yang diajak berdiskusi untuk pilih capres cawapres. PAN berkeinginan sehingga seiring sejalan, satu pilihan dan satu perjuangan bersama Golkar di Pilpres 2024 ini,”.

Sodorkan Nama Erick Thohir

Sebelumnya, PAN sempat menyodorkan nama Erick Thohir ke PDIP dan Partai Gerindra. Pertemuan bersama PDIP digelar pada awal Juni lalu. Ganjar sendiri nampak terbuka bersama nama Erick sebagai pendampingnya. Hanya saja, dia tunjukkan hal itu kudu dibicarakan karena ada sejumlah nama yang ingin menjadi cawapres.

Kita tinggal duduk bersama sambil ngopi. Bicara lebih panjang berkenaan negeri ini. Dan di pada mereka, tentu ada kecocokan. Kata Ibu Mega kan tidak banyak, tentu hanya satu. Maka kami kudu bicara,” kata Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Baca Juga : Daftar Partai Politik di Indonesia yang Mengikuti Pemilu Di Tahun 2024 Mendatang

PAN termasuk telah menggelar pertemuan bersama Gerindra. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani tunjukkan bakal mengemukakan usulan PAN sehingga Erick menjadi cawapres kepada Prabowo. Muzani menyebutkan partainya mengapresiasi usulan tersebut. Menurut dia, Erick adalah tidak benar satu sosok yang berbakti kepada bangsa dan negara.

Ya tadi sebenarnya nama Erick Thohir bukan hanya diangkat, (tapi) menjadi menu kudu yang kudu diomongkan. Kami menyimak bersama seksama, mudah-mudahan bakal mengemukakan hasil percakapan itu bersama Pak Prabowo,” kata Muzani di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Senin, 5 Juni 2023.

Muzani meyatakan Gerindra menjunjung tekad baik parpol yang meyodorkan orang-orang berbakti kepada negara. Gerindra, kata dia, tetap ikuti dan mengamati Erick Thohir sebagai tidak benar satu kandidat cawapres pendamping Prabowo Subianto. Karena itu, Erick Thohir sama sekali yang disodorkan PAN untuk menjadi cawapres, kami termasuk ikuti dan amati Pak Erick,” kata dia.

error: Content is protected !!