Politik

Puan Sapa Ganjar Pranowo: Dia Yang Terakhir, tapi Paling Istimewa

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani memberi sapaan khusus kepada Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo. Puan menyebut, sosok Ganjar paling istimewa. Di awal pidatonya, Puan beri salam para pemimpin bangsa yang hadir di acara itu. Mulai dari Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Presiden Jokowi, Wapres Maruf Amin, dan para ketum partai politik yang hadir.

Puan terhitung beri salam para pengurus partai dari semua Indonesia yang hadir, para anggota fraksi PDIP, dan para kepala daerah. Yang terakhir, Puan baru beri salam Ganjar. Last but not least, yang paling akhir tapi yang paling istimewa buat saya, paling tidak buat Mbak Puan, calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo,” ucap Puan sementara berpidato di puncak Bulan Bung Karno di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Bukan hanya menyapa, di tengah-tengah pidatonya Puan sempat memberikan kesempatan Ganjar untuk maju berpidato. Saya panggilkan Pak Ganjar Pranowo untuk sanggup beri salam semua kader PDI Perjuangan dari semua Indonesia,” kata Puan.

Bakal Calon Presiden PDI Perjuangan

Momen Bakal Calon Presiden (Capres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo bergandengan sbobet indonesia Tangan bersama dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. Momen Bakal Calon Presiden (Capres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo bergandengan Tangan bersama dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. (Liputan6.com/Nanda Perdana Putra) Usai Ganjar memberikan pidatonya, Ganjar dan Puan bergandengan tangan, sembari mengajak kader PDIP untuk memenangkannya di Pemilu 2024. Keduanya pun bergandengan tangan dan mengangkat tangan bersama.

Teriakan dan tepuk tangan riuh menggetarkan Kompleks GBK lihat kekompakan keduanya. Kita berjuang untuk memenangkan PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo presiden, siap?” ucap Puan. Siap,” demikianlah balasan kencang dari para kader PDIP.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengimbuhkan sapaan spesifik kepada calon presiden (capres) Ganjar Pranowo, yakni disebutnya sebagai sosok paling istimewa. Sambil bergandengan tangan, keduanya siap memenangkan Pilpres 2024.

Puan menyatakan, Ganjar dapat meneruskan estafet kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, sosok pemimpin yang disebutnya sangat dicintai rakyat serta dihormati dunia. Dalam pidato di acara puncak Bulan Bung Karno 2023, dia mengawali bersama dengan menegur semua tokoh nasional yang hadir.

Baca Juga : PAN Akui Dekat bersama Prabowo Subianto dan Gerindra, Tapi Tak Mau Kalah Untuk Ketiga Kalinya di Pilpres

Mulai berasal dari Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, serta para ketum partai politik lain yang hadir. Disusul bersama dengan menegur para pengurus partai berasal dari semua Indonesia yang hadir, bagian fraksi PDIP, kepala daerah, sampai yang terakhir kepada Ganjar Pranowo.

Last but not least, yang terakhir namun yang paling istimewa membuat saya, paling tidak membuat Mbak Puan, calon presiden berasal dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo,” tutur Puan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Tidak hanya hanyalah menyapa, Puan bahkan mengimbuhkan kesempatan Ganjar Pranowo untuk menegur para kader dan simpatisan PDIP di tengah-tengah peristiwa pidatonya.

Saya panggilkan Pak Ganjar Pranowo untuk sanggup menegur semua kader PDI Perjuangan berasal dari semua Indonesia,” kata Puan. Mendengar perihal tersebut, Ganjar langsung beranjak berasal dari tempat duduknya dan berlari meninggalkan putra Megawati, M Prananda Prabowo yang duduk di sampingnya.

Puncak Peringatan Bulan Bung Karno

Puncak peringatan Bulan Bung Karno dapat digelar sebagai bagian konsolidasi akbar partai.
Usai menegur para kader dan simpatisan, Ganjar dan Puan langsung bergandengan dan mengangkat tangan sembari mengajak jajaran PDIP untuk memenangkan Pemilu 2024.

Seluruh kader PDI Perjuangan yang saya sayangi dan cintai. Mari kita jaga soliditas, tingkatkan militansi, jalankan disiplin partai, tegak lurus bergerak di dalam satu rampak barisan di bawah komando Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Siap?,” tanya Puan.

Siap,” jawab ratusan ribu kader PDIP bergemuruh. Kita berjuang untuk memenangkan PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo presiden, siap?,” tanya Puan lagi. Siap,” jawab massa. Dharma Eva Hato Hanti, Dharma Eva Hato Hanti. Kuat karena bersatu, bersatu karena kuat,” kata Puan.

Ratusan Ribu Kader PDIP Berkumpul

Ribuan kader dan simpatian Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sementara menghadiri peringatan puncak Bulan Bung Karno (BBK) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Lebih lanjut, dia mengatakan, Stadion Utama GBK menjadi saksi ratusan ribu kader PDIP berkumpul, sebagai bukti bahwa partai berlambang banteng moncong putih itu solid.

Hari ini, Gelora Bung Karno menjadi saksi lautan manusia yang hadir. Lihat ke kanan semuanya, lihat ke kiri semuanya, dan lihat sekeliling kita. Hari ini kita merahkan Gelora Bung Karno,” tegasnya. Kita merahkan Gelora Bung Karno terhadap hari ini. Inilah bukti bahwa keluarga besar PDI Perjuangan berasal dari Sabang sampai Merauke, berasal dari Miangas sampai Rote, semuanya solid bergerak untuk PDI Perjuangan. Siap? Siap? Siap?” sambungnya.

Menurut Puan, PDIP di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri mengalami gunakan surut yang bahkan terkadang dihantam badai. Namun demikian, terbukti partai tersebut sanggup selamanya berdiri kokoh bersama dengan tegak, solid bergerak memperjuangkan dan mewujudkan cita-cita obyek bernegara.

Kita, kita, kita mencita-citakan Indonesia adalah negara untuk semua anak bangsa, bukan untuk satu suku, bukan untuk satu golongan, bukan untuk satu agama, namun adalah untuk semua anak bangsa tumpah darah Indonesia,” tuturnya. Dia mengingatkan, berkumpulnya semua kader PDIP di GBK bukanlah hanyalah meramaikan kegiatan. Kita di sini berkumpul untuk menang, kita di sini untuk apa?,” tanya Puan. Menang,” jawab para kader.

error: Content is protected !!